Ikuti 4 Ide Ini Untuk Mengatur Keuangan Keluarga

0
67

mengelola keuangan keluarga

Di antara pasangan baru, adanya perbedaan kondisi keuangan dan kebutuhan merupakan hal yang lumrah terjadi. Realitanya, ada pasangan yang harus menanggung kebutuhan orang tua mereka atau pasangan yang memiliki cicilan hutang sejak sebelum menikah. Namun, ada pula pasangan yang sudah sama-sama mapan atau bahkan masih mendapatkan dukungan dana bulanan dari orang tua masing-masing. Perbedaan kondisi keuangan ini memerlukan diskusi secara terbuka di antara pasangan. Untuk urusan pengelolaan keuangan keluarga, baik suami maupun istri punya hak yang sama. Agar tidak menimbulkan keributan, tugas rumah tangga harus dibagi dengan adil komunikasi yang baik. Sekalipun mengambil alih tugas untuk mengelola keuangan keluarga, suami tetap tidak boleh untuk melalaikan tugas lainnya.

mengelola keuangan keluarga

Jika pengelolaan keuangan rumah tangga ini berjalan dengan benar, maka beruntunglah anggota keluarga. Namun, apabila salah dalam mengelola keuangan, bersiap siaplah untuk mengalami masalah keuangan hingga akhir bulan. Karena gololongan manapun bisa mengatur keuangan keluarganya. Jika telah bisa mengelola keuangan keluarganya maka bisa dapat dikatakan 50 persen mereka sudah sukses dan berhasil dalam hal finansialnya. Disiplin menerapkan prinsip keuangan keluarga tentu tidak mudah, khususnya jika penghasilan tidak tetap, ataupun penghasilan lebih kecil daripada pengeluaran.

Misalnya, ketika genteng rumah bocor, suamilah yang lebih pantas untuk memperbaikinya. Jika suami punya latar pendidikan ekonomi misalnya, tidak ada salahnya jika memberikan kesempatan pada suami untuk mengelola keuangan. Pengelolaan keuangan keluarga yang baik tentu akan membuat kehidupan keluarga menjadi semakin baik.

Yang diperlukan adalah melakukan review keuangan secara berkala, agar dapat mengetahui kondisi keuangan keluarga kita. Jangan ragu untuk mengubah alokasi anggaran keuangan keluarga selama cicilan tidak melebihi 35% pendapatan.

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan di atas, baik suami atau istri sama-sama berhak untuk mengelola keuangan keluarga. Mekanisme ini biasanya dilakukan oleh pasangan yang sama-sama bekerja atau memiliki pendapatan. Untuk memudahkan, dibuatkan satu rekening khusus untuk operasional keluarga. Baik dari suami atau istri, secara periode setelah mendapatkan penghasilan akan mentransfer atau mengisi pendapatannya ke rekening tersebut.